Tumbuhan Pemakan Serangga

Tanaman pemakan serangga disebut insektivora. Contohnya adalah Kantung Semar, Sarasenia, Punggu Api, Marsh Pitcher, Badderwort, Famili Sundew, dan Venus Flytrap.

Sarasenia (Saraccenia sp.)


Ujung daunnya membentuk kantung.

Marsh Pitcher

Sama seperti Sarasenia, ujung daun Marsh Pitcher membentuk kantung, daun pada Marsh Pitcher dipenuhi oleh bulu-bulu yang mengarah ke bawah. Jika ada serangga yang hinggap si bagian ini maka serangga tersebut akan tergelincir dan dengan mudah tenggelam ke dalam cairan pada daun.

Bladderwort


Pada tanaman Bladderwort, ia menggunakan sulurnya yang panjang dan peka untuk menangkap serangga. Pada sulurnya unu terdapat perangkap berupa kantung-kantung kecil yang mana kelenjar di dalamnya mampu mengekstrak air. Tiap kantung memiliki “pintu” yang ditumbuhi dengan rambut-rambut halus. Hanya dengan menyentuh rambut halus ini, bagian “pintu” akan mendorong mangsanya masuk.

Famili Sundew

Tanaman Sundew dilengkapi dengan umpan yang berupa tetesan mengkilat pada ujung rambut daunnya. Tetesan ini sangat lengket. Ketika ada serangga yang terperangkap, dengan cepat daun ini bergerak melipat dan menutup. Gerakan melipat sampai menutup ini dilakukan dalam jangka waktu kurang dari satu menit.

Venus Fly Trap (Dionaea muscipula)



Venus Fly Trap memiliki satu set kelenjar yang terletak di dasar dekat struktur yang menyerupai rambut, yang akan mulai bekerja mensekresikan attractant ketika trap membentuk sudut 90o, shingga ketika ada serangga yang hinggap di antara rambut-rambut tersebut, maka trap tersebut akan menutup. Didalam trap tersebut juga diproduksi cairan asam enzimatik yang akan menguraikan jaringan hidup, mengubahnya menjadi bentuk yang dapat dimakan oleh tanaman tersebut. Ketika proses pencernaan telah selesai maka trap akan membuka kembali, menyisakan struktus seperti rangka, sedangkan materi nitrogen telah digunakan oleh tanaman sebagai nutrisi.

Punggu Api (Drosera burmannii)

Serangga yang ditangkap oleh tanaman insektivora ini kemudian diubah menjadi sari kental yang akan dimakan, Pemangsaan terhadap serangga ini merupakan salah satu cara agar tanaman mendapatkan tambahan bahan makanan.

Kantong Semar (Nephantes sp.)

Tumbuhan ini dapat mencapai tinggi 15-20 m dengan cara memanjat tanaman lainnya, walaupun ada beberapa spesies yang tidak memanjat. Pada ujung daun terdapat Pada ujung daun terdapat sulur yang termodifikasi membentuk kantong, yaitu alat perangkap yang digunakan untuk memakan mangsanya

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar